Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Sulawesi

Reny Lamadjido Dorong Dokter Muda Tingkatkan Kompetensi dan Lanjutkan Pendidikan

badge-check


					Wakil Gubernur Sulteng,dr. Reny A. Lamadjido. (Foto: Istimewa) Perbesar

Wakil Gubernur Sulteng,dr. Reny A. Lamadjido. (Foto: Istimewa)

Karama.id – Palu, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Wagub Sulteng), dr. Reny A. Lamadjido, mendorong para dokter muda untuk terus meningkatkan kompetensi dan tidak hanya puas menjadi dokter umum.

Hal tersebut disampaikan Wagub saat menghadiri Seminar Cardiorenal Risk Update yang diselenggarakan Prodia di Hotel Aston Palu, Sabtu (16/5/2026).

Dalam sambutannya, dr. Reny meminta para dokter muda melanjutkan pendidikan melalui program spesialis maupun magister agar mampu mengikuti perkembangan dunia medis yang terus berubah.

“Saya harap tingkatkan kompetensi, jangan cuma jadi dokter umum. Ambil spesialis atau S2,” ujarnya di hadapan peserta seminar.

Menurutnya, perkembangan ilmu kedokteran yang berlangsung cepat menuntut tenaga medis untuk terus memperbarui pengetahuan dan kemampuan profesional.

Baca Juga:
62 Pasangan di Palu Ikuti Isbat Nikah Massal, Wagub Sulteng Tekankan Pentingnya Legalitas Keluarga”

Ia mengatakan kegiatan seminar menjadi salah satu sarana penting untuk membuka wawasan baru terkait metode pemeriksaan maupun temuan terbaru di bidang medis.

Selain menambah ilmu pengetahuan, seminar juga dinilai menjadi ruang mempererat silaturahmi antar sesama tenaga medis.

“Kegiatan seperti ini sangat bagus untuk menambah ilmu sambil kita silaturahmi dengan teman sejawat dokter,” katanya.

dr. Reny yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Dokter Indonesia Wilayah Sulawesi Tengah (IDI) Wilayah Sulawesi Tengah menekankan pentingnya budaya membaca jurnal ilmiah, aktif mencari informasi medis terkini, serta melanjutkan pendidikan agar kompetensi dokter tidak tertinggal perkembangan zaman.

Baca Juga:
RSUD Undata Diproyeksikan Jadi Rumah Sakit Bertaraf Internasional”

“Kalau kita tidak mau ikut tren maka makin susah mendiagnosis pasien,” tegasnya.

Seminar tersebut turut dihadiri Kepala Cabang Prodia Palu, Musran Hasan Borahima, dokter spesialis, dokter umum, perwakilan rumah sakit, organisasi profesi, dan mahasiswa kedokteran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Sulawesi